Sabtu, 13 Juni 2015

Spesifikasi Komputer Rakitan Untuk Game

Spesifikasi Komputer Rakitan Untuk Game

Cara Memilih Rakitan Komputer :

  • Tentukan untuk apa komputer tersebut. Komputer untuk keperluan sederhana seperti office tidak membutuhkan spesifikasi yang terlalu tinggi. Kemudian komputer dengan kebutuhan menengah untuk multimedia membutuhkan spesifikasi yang baik. Sedangkan untuk komputer game, dibutuhkan spesifikasi yang sangat tinggi. Terlebih jika komputer tersebut digunakan untuk keperluan editing, maka dana pun juga harus tinggi untuk memenuhi kebutuhan komponen yang mahal.
  • Pilih jenis processor, ada banyak sekali processor baik dari AMD maupun Intel. Pilih sesuai kebutuhan dan budget anda. Gunakan minimal processor dual core untuk komputer dengan penggunaan normal. Processor quad core terbaru untuk keperluan gaming dan editing.
  • Motherboard, memilih motherboard harus sesuai dengan socket yang dibutuhkan oleh processor. Anda tidak bisa menggunakan sembarang motherboard karena tiap-tiap processor memiliki socket yang berbeda. Pastikan juga Anda memilih motherboard dengan chipset yang sesuai kebutuhan anda, masing-masing motherboard memiliki chipset yang berbeda-beda dan fitur yang berbeda pula tentunya.
  • Hardisk, merupakan tempat penyimpanan data untuk file-file di komputer anda. Untuk komputer dengan penggunaan normal, gunakan hardisk sata 500 GB agar bisa menyimpan berbagai macam file penting. Kemudian untuk kebutuhan gaming dan editing, gunakan hardisk berkecepatan tinggi + hardisk berkapasitas besar agar bisa menyimpan beraneka macam game.
  • Ram. Untuk komputer penggunaan normal, gunakan minimal ram sebesar 2 GB
  • VGA, vga berfungsi untuk menampilkan gambar pada layar monitor anda. Semakin bagus kualitas kartu vga, semakin bagus pula gambar yang dihasilkan. Selain itu, vga dengan spesifikasi tinggi sangat dibutuhkan untuk menjalankan game-game masa kini. Jika anda membutuhkan komputer dengan penggunaan game sedang, anda bisa menggunakan vga onboard bawaan dari processor terbaru saat ini, misalnya intel haswell dan amd apu kaveri.
  • Power supply, merupakan jantungnya dari komputer, memilih psu yang tepat sangat dibutuhkan untuk menjaga keawetan komputer anda. Baca juga : Tips Memilih Power Supply
  • komputer office => bisa gunakan psu bawaan casing
  • komputer multimedia => beli psu 400w dengan label 80+ dalam produknya
  • komputer game => membutuhkan psu super untuk bisa mengangkat kebutuhan daya komponennya yang sagat tinggi. Besarnya daya juga tergantung dengan jenis komponen apa yang digunakan, vga, cpu, cooler, beraneka macam komponen tambahan. Silahkan anda berkonsultasi kepada ahlinya 
Terakhir, jika anda ingin merakit komputer, anda harus memperhatikan keseimbangan komponennya, jangan sampai anda menggunakan processor core i7 tetapi ramnya hanya 2 GB. membeli vga dengan harga 9 juta rupiah, tetapi anda menggunakan processor dual core 600 ribuan. Jika hal itu sampai terjadi, maka komputer Anda akan bottleneck, yaitu ada beberapa komponen yang macet performanya karena komponen yang lain kurang bisa mendukung. Alhasil ketika komputer anda bisa berjalan (ibaratkan motor) dengan kecepatan 200Mph, akan terpotong menjadi 70Mph karena terjadi bottleneck.


Komponen Utama Komputer (PC) Untuk Game

Kecepatan dan kemulusan dalam memainkan sebuah game dipengaruhi 3 komponen utama berikut ini..
  • Kecepatan Processor
  • Graphic Card (VGA)
  • Kecepatan dan Jenis Memory/RAM
jadi 3 komponen tersebut yang harus menjadi prioritas anda.Tips pilih-pilih komponen untuk pc gamer:

1. Processor Untuk Game: AMD vs Intel

 

Pada dasarnya anda mau pilih AMD atau Intel itu tergantung selera dan budget yang anda miliki. Saya sendiri lebih memilih AMD karena memang AMD lebih condong mengoptimasi untuk aplikasi-aplikasi game serta harganya yang relatif lebih murah. Sementara Intel memiliki gengsi dengan harganya yang mahal namun sepengetahuan saya lebih dioptimasi untuk penggunaan aplikasi grafis dan office.

 2. Graphic Card (VGA) Untuk Game: ATI vs Nvidia

Pilih mana ATI atau Nvidia?
  • ATI baiknya berpasangan dengan AMD
  • Nvidia baiknya berpasangan dengan Intel, atau motherboard AMD dengan chipset Nforce
  • Minimal dengan bus 128bit

 3. RAM (Memori)

Pilih saja sesuai selera anda, yang pasti jenis DDR3 lebih baik dan cepat dibanding DDR2, dan yang penting adalah kapasitas dan kecepatannya. Untuk gamer, minimal 2 GB.

  4. Motherboard

Mobo juga tergantung selera, namun ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, diantaranya:
  • Pilih yang sudah 100% menggunakan solid capasitor biar lebih kuat
  • Pilih chipset keluaran terbaru
  • Untuk komputer game sebaiknya pilih mobo yang ukurannya sedang atau besar dengan slot memory 4, mobo yang kecil biasanya dioptimasi untuk komputer office

 5. Harddisk

Sesuaikan dengan kebutuhan anda! Untuk komputer game kapasitas minimal ambil yang 250 GB atau lebih besar karena aplikasi game biasanya memiliki kapasitas data yang besar. Cache memory lebih besar berarti lebih baik namun harus dibayar dengan harga mahal.

 6. Monitor

Tergantung selera anda. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
  • LED lebih baik dan lebih hemat daya dibandingkan dengan LCD apalagi CRT
  • Ukuran 19 inch paling populer, apabila ada dana lebih mungkin bisa memilih yang 22″
  • Resolusi lebih besar lebih halus, sesuaikan dengan kemampuan kartu grafis anda
  • Pilih yang kotak atau widescreen? Tergantung selera, kotak lebih enak untuk disain grafis, widescreen lebih cocok untuk anda yang sukan nonton film.

 7. Hint: Sistem Operasi Windows XP vs Win 7

Windows XP hanya mendukung Dirext X 9 sementara Win 7 sudah mendukung Dirext X 11. Untuk para gamer tinggalkan Windows XP, karena apabila graphic card anda sudah men-support Direct X 11 tapi anda masih pake Win XP maka fitur-fitur Dirext X 11 pada games yang sudah men-support Dirext X 11 tidak akan muncul.


Spesifikasi Komputer Game Online/Offline Minimal

 

Untuk game onlain biasanya sih tidak terlalu membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi, cukup yang sedang-sedang saja dan dengan harga yang murah.
Komputer Game (online dan offline minimal) AMD. Harga kisaran: Rp. 3,3 Juta.
  •  Processor AMD Athlon™ X2 250 (AM3) atau AMD A4 3300-X2 (FM1)
  • Motherboard AMD socket AM3+ atau AMD FM1
  • Memory DDR3 2 GB
  • Harddisk 250 Gb SATA
  • Monitor 18.5″
  • VGA ATI Radeon 4650 1Gb 128bit
  • lain-lain sesuai selera dan budget

Komputer Game Intel. Harga kisaran Rp. 3,5 Juta.

  • Processor intel E5500 Dual Core
  • Motherboard Intel socket LGA1155
  • Memory DDR3 2 GB
  • Harddisk 250 Gb SATA
  • Monitor LG 18.5″
  • VGA Nvidia GeForce GT 220 1GB 128bit
Berdasarkan pengalaman saya, spesifikasi komputer game tersebut diatas cukup baik menangani game online dan game offline, misalnya:
  • Poinblank: lancar jaya dengan settingan tinggi sekalipun
  • Atlantica Online: Lancar
  • PES 2012: Lancar settingan high
  • Need For Speed Hot Pursuit 2: Lancar
  • Battlefield 3: Lancar di settingan medium, untuk high agak lag
  • Mafia II: Lancar di settingan optimal (auto)
Untuk komputer game offline yang 3D keluaran baru terutama yang FPS (First Person Shooter) biasanya memang berat-berat, namun pada dasarnya 3 komponen utama yaitu Processor, Graphic Card, dan Memori yang paling berperan, jadi hanya tinggal di prioritaskan komponen-komponen tersebut terutama Graphic Card.
Saran saya tidak usah terlalu yang high-end karena perbedaannya tidak akan terlalu mencolok, yang penting main game lancar tanpa lag dengan tampilan yang memuaskan.
Berikut ini spesifikasi komputer game rekomendasi 2012 (versi bisnisgameonline.com). Budget kisaran Rp. 6 Juta +
  • Mobo: ASROCK A75 Extreme 6
  • Processor: AMD Bulldozer FX-4100
  • Graphic card: ATI Radeon HD 6670
  • Memori: DDR3 4 GB GSKILL Ripjaws
  • Harddisk: Seagate Barracuda 500 GB
  • PSU: Corsair Gaming Series with LED [CMPSU-600GEU] – Apabila anda menggunakan Graphic Card kelas atas, pastikan anda menggunakan PSU yang pure minimal 500 watt
  • selebihnya sesuai selera dan budget masing-masing...
Kalau maniac game mungkin spesifikasinya akan seperti ini.. Source: blog.amd.com
  • Processor: AMD FX 8150 Processor with Liquid CPU Cooling System
  • RAM: AMD Radeon™ Memory Entertainment Edition 4GB DDR3 x 2
  • Video Cards: AMD Radeon™ HD 7970 graphics card x 2
  • Motherboard: ASUS Crosshair V Formula
  • Chassis: Cooler Master Cosmos II
  • PSU: Seasonic Platinum Series 860W

Spesifikasi PC Gaming Intel

Intel Pentium G3220 Haswell

  • Processor : Intel Pentium G3220
  • Motherboard : ASRock H81M-DGS
  • Hardisk : WDC 500GB SATA
  • RAM : Corsair DDR3 2x1 GB
  • Casing + PSU : Power Up Basic Value
  • LCD : Asus VH168D LED 15.6"
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • Fungsi : Gaming Ringan, Office, dll.

Intel Core i3 Haswell

  • Processor : Intel Core i3-4130 3.4 Ghz
  • Motherboard : ASRock H81M-DGS
  • Hardisk : WDC 500GB SATA
  • RAM : Team Elite DDR3 2x2 GB
  • Casing + PSU : Power Up Basic Extreme
  • LCD : Asus VH168D LED 15.6"
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • Fungsi : Gaming Ringan, Office, dll.

Intel Core i3 Haswell Gaming

  • Processor : Intel Core i3-4130 3.4 Ghz
  • Motherboard : ASRock H81M-DGS
  • Hardisk : WDC 1TB SATA3 64MB
  • RAM : Team Elite DDR3 2x2 GB
  • VGA : MSI AMD Radeon R7-250
  • Casing + PSU : Power Up Basic Extreme + FSP Hexa 400w 80+
  • LCD : Asus VH168D LED 15.6"
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • Fungsi : Gaming high layar 720p

[BEST!!!] Intel Core i3 Haswell Gaming + NVIDIA Maxwell

  • Processor : Intel Core i3-4130 3.4
  • Motherboard : ASRock Z87 EXTREME4
  • Hardisk : WDC Blue 1TB SATA3 64MB
  • RAM : Corsair DDR3 Vengeance 2x2 GB LP
  • VGA : Zotac Geforce GTX 750 Ti
  • Casing + PSU : Dazumba D Vito 783 + Corsair VS Series 450W
  • LCD : Asus VS239HP 23 Inch
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • Fungsi : Gaming 1080p

[BEST!!!] Intel Core i5 Haswell Gaming + NVIDIA Maxwell

  • Processor : Intel Core i5-4430 3.0 Ghz
  • Motherboard : ASRock Z87 EXTREME4
  • Hardisk : SSD Adata SP900 128GB + WDC Blue 1TB SATA3 64MB
  • RAM : Corsair DDR3 Vengeance 2x2 GB LP
  • VGA : Zotac Geforce GTX 750 Ti
  • Casing + PSU : Corsair Carbide 200R + Corsair VS Series 450W
  • LCD : Asus VS239HP 23 Inch
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • Fungsi : Gaming 1080p

[BEST!!!] Intel Core i7 Haswell Gaming + NVIDIA Maxwell

  • Processor : Intel Core i7-4770K 3.5 Ghz
  • Motherboard : ASRock Z87 EXTREME4
  • Hardisk : SSD Adata SP900 128GB + WDC Blue 1TB SATA3 64MB
  • RAM : Corsair DDR3 Vengeance 2x4 GB LP
  • VGA : Zotac Geforce GTX 750 Ti
  • Casing + PSU : Corsair Carbide 200R + Corsair VS Series 550W
  • LCD : Asus VS239HP 23 Inch
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • Fungsi : Gaming 1080p

Intel Core i7 Haswell Gaming Xtreme

  • Processor : Intel Core i7-4770K 3.5 Ghz
  • Motherboard : ASRock Z87 EXTREME4
  • Hardisk : Adata SP900 128GB + WDC Black 3TB SATA3 64MB
  • RAM : Corsair DDR3 Dominator Platinum PC17000 8GB
  • VGA : Gigabyte Geforce GTX780 Ti 3096MB DDR5
  • Casing + PSU : Corsair Carbide 500R Black + Corsair RM Series 1000W Full Modular
  • LCD : Asus VS239HP - 23 Inch Full HD
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • HSF Cooler :  Corsair Hydro Series H60 Water Cooler
  • Fungsi : Gaming Full HD

Spesifikasi PC GAMING AMD

AMD Richland A4-4000

  • Processor : AMD Richland A4-6300
  • Motherboard : ASRock FM2A55M-VG3
  • Hardisk : WDC Blue 1TB SATA3
  • RAM : Team Elite Dual Channel 4GB (2x2GB)
  • Casing + PSU : Dazumba D Vito 783 PSU 450W
  • LCD : Asus VH168D - 15.6 Inch
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • Fungsi : Gaming Low

AMD Trinity A10-5800K

  • Processor : AMD Trinity A10-5800K
  • Motherboard : MSI FM2-A85XMA-P33
  • Hardisk : WDC Blue 1TB SATA3
  • RAM : Team Elite Dual Channel 4GB (2x2GB)
  • Casing + PSU : Dazumba D Vito 783 PSU 450W
  • LCD : Asus VH168D - 15.6 Inch
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA
  • Fungsi : Gaming Medium-High

AMD Vishera FX-6300 6 Core Gaming

  • Processor : AMD Vishera FX-6300 3.5Ghz
  • Motherboard : ASRock 970 Extreme 3
  • Hardisk : WDC 1TB SATA3 64MB
  • RAM : Team Dual Channel 4GB (2x2GB)
  • VGA : MSI AMD Radeon R7-250
  • Casing + PSU : Dazumba D Vito 783 + FSP Hexa 400w 80
  • LCD : Asus VS197DE - 18.5 Inch
  • DVD : Lite On DVD RW 24X SATA

DAFTAR 16 GAME ANDROID DENGAN GRAFIS TERBAIK


Game adalah salah satu fitur yang wajib ada di setiap android, karena tanpa disadari pemilik android akan melengkapi gadgetnya itu dengan beberapa game favoritnya. Tidak bisa dipungkiri pula bahwa salah satu pendorong kemajuan teknologi di dunia untuk PC & Smartphone adalah game. Jika game tidak berkembang pesat seperti sekarang maka rasanya tidak perlu ada smartphone dengan prosesor quadcore dengan RAM 2GB, karena membuka Twitter, Facebook dan aplikasi lainnya tidak seberat itu. Jadi secara tidak langsung, dunia harus berterima kasih kepada game (dan tentunya gamer) karena telah membantu mendorong kemajuan teknologi.

Game Android Dengan Grafis Terbaik


Di bawah ini Daftar 16 Game Android Dengan Grafis Terbaik yang pernah ada seprti yang dilansir Gamesinasia. Jika kamu mempunyai gadget yang kencang maka game di bawah ini akan menguji kemampuan gadget sampai batas maksimal. Selamat menjajal gadget kencang kamu! 

Sine Mora 



Jika Sine Mora tidak berhasil membuat kamu kagum dengan kualitas grafisnya maka tidak ada game dalam daftar ini yang bisa. Ini karena Sine Mora termasuk dalam kategori the best of the best dalam hal grafis. Bukan saja kualitas 3D-nya yang mantap namun Sina Mora juga mempunyai tingkat kedalaman dan detail dari lingkungan yang benar-benar diperhatikan. Ini sebenarnya tidak aneh karena pada awalnya Sine Mora bukanlah game mobile namun game Xbox 360 dan PS3 yang kemudian di-porting ke mobile. Selain kualitas grafisnya yang luar biasa, gameplay dari Sine Mora juga termasuk kelas atas dengan 50 senjata dan boss fight yang seru. Namun Sine Mora datang dengan satu “masalah kecil” dan itu adalah harganya yang cukup mahal. 

Google Play Link: Sine Mora, $5.99
Riptide GP 2 



Riptide GP2 adalah game yang digunakan oleh Google untuk memamerkan fitur Google Play Service baru mereka. Walaupun pada saat demo, mereka mengalami kendala (tidak bisa mencari teman bermain lewat Google Play Service) namun Riptide GP2 tetaplah salah satu game dengan kualitas visual paling indah yang ada di Google Play. Konsep game-nya adalah racing namun dengan speed boat futuristik. Bagian terbaiknya adalah walaupun game ini tidak gratis namun harganya sangat murah yaitu hanya $0.99 saja! Wajib punya. 

Google Play Link: Riptide GP2, $0.99
Reaper 



Reaper memang bukan game 3D namun presentasi visual game yang satu ini benar-benar istimewa. Grafisnya sangat detail dengan penggambaran lingkungan yang bervariasi. Kamu juga akan menemukan berbagai bentuk musuh yang berbeda-beda dengan karakter yang unik dalam level-level yang dirancang secara menarik. Serangan musuh juga digambarkan dengan sangat indah, sebagai contoh ada sebuah musuh yang menembakkan 1 orb ke udara kemudian orb tersebut meledak seperti kembang api. Saya bahkan terpukau dengan orb ini sampai-sampai saya game over hanya karena diam memandang efek yang indah ini. 

Google Play Link: Reaper, Gratis
Team Dragon 



Pertama kali melihat Team Dragon di Google Play saya sama sekali tidak tertarik karena dalam pikiran saya ini pasti game tipuan yang mengambil gambar dari game fighting console yang belum pernah saya mainkan. Tapi begitu saya mainkan ternyata memang grafis sesuai dengan screenshot-nya, sampai saya sedikit tidak percaya. Team Dragon secara visual adalah game fighting yang sangat baik, namun sayangnya gameplay-nya kurang deep dengan sistem combo yang kasual. Namun jika kamu punya $4 dan ingin have fun dengan game fighting casual 3D maka kamu tidak akan menemukan yang lebih baik dari Team Dragon. 

Google Play Link: Team Dragon, $4, 08
Real Boxing™ 



Jika Team Dragon terlalu kasual dan juga mahal maka kamu bisa mencoba Real Boxing yang merupakan game fighting 3D dengan kualitas grafis yang benar-benar baik terutama dalam hal lighting. Real Boxing juga mempunyai fitur multiplayer untuk kamu beradu tinju dengan teman kamu lewat internet. 

Google Play Link: Real Boxing™, $0.98
Dead Trigger 2 


Bahkan untuk ukuran game 1 tahun yang lalu Dead Trigger masih dapat dibilang salah satu game dengan grafis terbaik, namun itu tidak membuat Mad Finger selaku game developer ini terlena. Lewat game terbarunya mereka yaitu Dead Trigger 2, Mad Finger kembali lagi membawa grafis game mobile ke tahap yang lebih tinggi sehingga mulai mengaburkan batas antara konsol dengan grafis. Tapi tentu saja kamu akan membutuhkan gadget dengan GPU kencang untuk menjalankan game ini dengan maksimal. 

Google Play Link: Dead Trigger 2, Gratis
Real Racing 3 



Terlepas dari kontroversi penggunaan IAP di dalamnya, Real Racing 3 adalah game dengan gameplay dan grafis terbaik untuk genre racing di Android. Setiap mobil ditampilkan dengan detail lengkap dengan efek tabrakan. Kamu juga bisa bahkan melihat pantulan langit dari jendela belakang mobil kamu! Must Have. 

Google Play Link: Real Racing 3, Free
Modern Combat 4: Zero Hour 



Setiap kali seri Modern Combat di-release Gameloft selalu meningkatkan kualitas grafisnya ke tingkat selanjutnya. Tidak terkecuali dengan Modern Combat 4. Tapi yang perlu saya sebutkan adalah dalam seri kali ini kamu akan menemukan lingkungan yang lebih luas dan juga penuh dengan object-object yang sangat detail layaknya console. Ini membuat gameplay-nya jauh lebih seru. 

Google Play Link: Modern Combat 4: Zero Hour, $6.99 

Wild Blood 



Wild Blood adalah salah satu game special keluaran dari Gameloft. Kenapa special? Karena ini adalah game pertama dan satu-satunya sampai sekarang yang menggunakan unreal engine. Sebelumnya Gameloft selalu menggunakan engine buatan sendiri yang hasilnya juga sangat mantap seperti yang bisa kamu lihat di Dark Knight Rises dan Modern Combat. Hasilnya sangat memuaskan, detail grafisnya sangat memukau. Dari screenshot di atas saja kamu bisa melihat bahwa lantainya tidak memiliki texture dan detail yang sama satu sama lain. 

Google Play Link: Wild Blood, $6.99
Need For Speed Most Wanted 



Kamu yang mencari jenis kustomisasi yang banyak, ratusan upgrade, dan berbagai cat dan stiker tribal keren untuk dipasang di mobil balap maka akan sedikit kecewa dengan Need For Speed kali ini. Fokus dari Need For Speed kali ini adalah balapan yang lebih casual dengan kustomisasi yang sangat sedikit. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas grafis yang ditawarkan adalah salah satu yang terbaik untuk genre racing. 

Google Play Link: Need For Speed Most Wanted, $4.59  
ShadowGun



Game ini boleh dibilang sedikit jadul karena sudah beredar 1 tahun yang lalu. Tapi kalau berbicara mengenai kualitas graphic maka ShadowGun masih dapat bersaing dengan game-game 3D sekarang. Apa lagi dengan versi Tegra 3 nya dimana kamu bisa melihat percikan air yang realistis, efek rag-doll (pergerakan karakter lebih alami) dan berbagai efek partikel yang lebih nyata seperti kabut. Top deh! 

Google Play Link: ShadowGun, $5.18 
Avengers Initiative 



Saya sendiri tidak begitu yakin apakah game yang satu ini benar-benar sudah keluar di Android atau belum. Ini karena di Google Play tulisannya masih coming soon tapi sudah bisa dibeli. Saya sendiri kebetulan mengulas game ini di iPhone. Walaupun begitu saya bisa katakan bahwa nantinya Avenger Initiative akan menjadi pesaing kuat Infinity Blade. Bukan sebagai kloningan saja tapi sebagai pesaing seimbang. Must have! 

Google Play Link: Avengers Initiative, $6.99
Galaxy on Fire 2 THD 



Galaxy on Fire 2 adalah salah satu game yang mengagumkan dari segi graphic. Selain itu tema yang diambil oleh game ini juga memberikan nilai lebih yaitu simulasi sebuah pesawat ruang angkasa. Kombinasi kedua elemen ini menciptakan sebuah pengalaman game yang jarang ditemui di Android. Pastikan kamu punya game yang satu ini. 

Google Play Link: Galaxy on Fire 2, Free 
Horn 



Sudah ada beberapa kloningan Infinity Blade yang muncul tapi beberapa diantaranya tidak sanggup menandingi secara graphic. Well, Horn hadir untuk mengisi kekosongan tersebut. Walaupun masih kalah dari Infinity Blade tapi Horn adalah game yang sama sekali tidak bikin malu. Grafiknya didesain dengan baik dan terlihat luas. Secara pribadi saya masih memilih avenger initiative tapi keduanya adalah game yang mengagumkan. 

Google Play Link: Horn, $6.99
The Dark Knight Rises 



Saya pernah iseng menunjukkan screenshot game ini kepada beberapa teman dan mereka sama sekali tidak percaya bahwa ini adalah game smartphone. Dan itu bukan tanpa alasan, selain lingkungannya yang luas dan fully interactive game ini juga memiliki graphic yang sangat baik sekali. Apalagi dikerjakan dengan engine buatan Gameloft sendiri, sungguh sebuah prestasi yang hebat buat Gameloft. 

Google Play Link: The Dark Knight Rises, $6.99
Dark Meadow: The Pact 



Bertema seram dan mempunyai gambar yang realistis, terdengar seperti kombinasi yang mematikan bukan? Well Dark Meadow memang sudah sedikit lama tapi grafisnya yang luar biasa dan detail. Saya akan biarkan gambar di bawah berbicara sendiri, karena seperti kata orang “Sebuah gambar setara dengan ribuan kata” :D. 

Sumber: http://shofighter.blogspot.com/2014/09/daftar-16-game-android-dengan-grafis-terbaik.html

MEMBUAT KABEL UTP STRAIGHT & CROSS

MEMBUAT KABEL UTP STRAIGHT & CROSS


Kabel straight
Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya.
Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:

Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
  • Menghubungkan antara computer dengan switch
  • Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan switch ke router
  • Menghubungkan hub ke router
Kabel cross over
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan
ujung dua. Kabel cross over  digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalahsusunan standar kabel cross over.
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
  • Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
  • Menghubungkan 2 buah switch
  • Menghubungkan 2 buah hub
  • Menghubungkan switch dengan hub
  • Menghubungkan komputer dengan router
Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.

Membuat kabel Straight dan Cross Over
Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu
  • kabel UTP
  • Connector RJ-45
  • Crimping tools
  • RJ-45 LAN Tester
contoh gambarnya seperti dibawah ini :
Kabel UTP Tipe Straight
Sekarang akan kita bahas cara pemasangannya. Yang pertama adalah cara memasang kabel UTP tipe straight. Untuk itu, lakukan langkah-langkah berikut:
  1. Kupas ujung kabel sekitar 2 cm, sehingga kabel kecil-kecil yang ada didalamnya kelihatan.
  • Pisangkan kabel-kabel tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapikan berdasarkan warnanya yaitu Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, dan Coklat. Setelah itu potong bagian ujungnya sehingga rata satu sama lain.
Susunan kabel UTP tipe straight bisa Anda lihat pada gambar di bawah:
Setelah kabel tersusun, ambil Jack RJ-45. Seperti yang saya katakan tadi Jack ini terdiri dari 8 pin. Pin 1 dari jack ini adalah pin yang berada paling kiri jika posisi pin menghadap Anda. Berurut ke kanan adalah jack 2, 3, dan seterusnya.
 






Kemudian masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan tadi yaitu sebagai berikut:
    • Orange Putih pada Pin 1
    • Orange pada Pin 2
    • Hijau Putih pada Pin 3
    • Biru pada Pin 4
    • Biru Putih pada Pin 5
    • Hijau pada Pin 6
    • Coklat Putih pada Pin 7
    • Coklat pada Pin 8.
Masukkan kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam jack.







Masukan Jack RJ-45 yang sudah terpasang dengan kabel tadi ke dalam mulut tang crimping yang sesuai sampai bagian pin Jack RJ-45 berada didalam mulut tang. Sekarang jepit jack tadi dengan tang crimping hingga seluruh pin menancap pada kabel. Biasanya jika pin jack sudah menancap akan mengeluarkan suara “klik”.
Sekarang Anda sudah selesai memasang jack RJ-45 pada ujung kabel pertama. Untuk ujung kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel pertama tadi. Untuk itu, ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang Jack RJ-45 pada ujung kabel yang kedua.
Kalau sudah kemudian kita test menggunakan LAN tester. Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1  atau belum.lihat gambar di bawah ini:







Kabel UTP Tipe Cross
Cara memasang kabel UTP tipe straight sudah saya jelaskan tadi. Sekarang saya bahas mengenai cara memasang kabel UTP tipe cross. Cara pemasangan kabel UTP tipe cross hampir sama dengan memasang kabel UTP tipe straight. Mengenai teknis pemasanganya sama seperti tadi. Perbedaanya adalah urutan warna kabel pada ujung kabel yang kedua. Untuk ujung kabel pertama, susunan kabel sama dengan susunan kabel UTP tipe straight yaitu:
  • Orange Putih pada Pin 1
  • Orange pada Pin 2
  • Hijau Putih pada Pin 3
  • Biru pada Pin 4
  • Biru Putih pada Pin 5
  • Hijau pada Pin 6
  • Coklat Putih pada Pin 7
  • Coklat pada Pin 8.
Untuk ujung kabel yang kedua, susunan warnanya berbeda dengan ujung pertama. Adapaun susunan warnanya adalah sebagi berikut:
  • Hijau Putih pada Pin 1
  • Hijau pada Pin 2
  • Orange Putih pada Pin 3
  • Biru pada Pin 4
  • Biru Putih pada Pin 5
  • Orange pada Pin 6
  • Coklat Putih pada Pin 7
  • Coklat pada Pin 8.
Hasil akhir kabel UTP tipe cross akan seperti ini:

Kesimpulannya adalah jika Anda memasang kabel UTP tipe straight maka susunan warna pada kedua ujung kabel adalah sama. Sedangkan cara pemasangan UTP tipe cross, susunan warna ujung kabel pertama berbeda dengan unjung kabel kedua. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyala semua setiap led dari nomor 1 sampai 8.lihat gambar di bawah ini :

Ingat Waktu Coy

Comment

handapeunpost